fbpx
IKUTI
  • 1 tahun yang lalu / dibuka kemitraan asgatour 2023 ! semua orang bisa jadi pengusaha tour and travel
  • 1 tahun yang lalu / Asgatour .: liburan tanpa mumet tanpa ribet :.
  • 1 tahun yang lalu / asgatour private & custom tour specialist
Tempat Wisata Prasejarah Gobekli di Turki, Monumen Tertua yang Ditemukan Manusia

Tempat Wisata Prasejarah Gobekli di Turki, Monumen Tertua yang Ditemukan Manusia

Oleh : Fidella Sita Aprila - Kategori : Edukasi
26
Mar 2023

Gobekli Tepe, sebuah tempat wisata prasejarah yang dianggap sebagai kuil tertua di dunia, telah menarik perhatian para wisatawan dari seluruh dunia, pastinya Sobat Asga juga jadi tertarik dengan monumen yang terletak di kota Sanliurfa, Turki ini kan? Situs bersejarah ini telah memukau pengunjung dengan keindahan arsitektur kuno, sejarahnya yang kaya, dan bahkan misteri dibaliknya yang disebut-sebut bisa menulis ulang pengetahuan tentang peradaban manusia selama ini? Nah, kali ini Asgatour akan membahas tentang situs prasejarah di Turki yang memiliki banyak misteri ini, tanpa lama-lama lagi, ini adalah tempat wisata Gobekli Tepe di Turki!

Di kota Sanliurfa, yang terletak di tenggara Turki, terdapat objek wisata populer yang disebut Gobekli Tepe. Gobekli Tepe diakui sebagai kuil tertua di dunia dan telah dimasukkan ke dalam daftar tentatif warisan dunia UNESCO sejak tahun 2011. Situs ini ditemukan pada tahun 1963 oleh sekelompok peneliti dari beberapa universitas di Istanbul dan Chicago. Oleh karena itu Walikota Sanliurfa, Zeynel Abidin Beyazgul, mengatakan bahwa kota ini memiliki kekayaan sejarah, arkeologi, dan pariwisata. Menurut Beyazgul, keberadaan Gobekli Tepe di daftar warisan dunia UNESCO telah membantu menjadikan Sanliurfa sebagai salah satu tempat paling terkenal di dunia.

(Google Maps/fr gr)

Ketika Klaus Schmidt, seorang arkeolog asal Jerman, memulai penggalian Gobekli Tepe di puncak gunung Turki 25 tahun yang lalu, ia yakin bahwa bangunan yang ditemukannya tidak hanya tidak biasa, tetapi juga unik. Di puncak bukit kapur yang terletak dekat Urfa ini, yang disebut Gobekli Tepe, atau dalam bahasa Turki yang berarti “Bukit Perut”, Schmidt menemukan lebih dari 20 pagar batu melingkar, dengan pagar terbesar berdiameter 20 meter dan sebuah lingkaran batu dengan dua pilar berukir detail setinggi 5,5 meter di tengahnya. Pilar-pilar batu yang diukir tersebut menyerupai sosok manusia bergaya seram dengan tangan terlipat dan ikat pinggang berbulu rubah, dengan berat mencapai 10 ton. Usia pilar-pilar itu diperkirakan mencapai 11.000 tahun, fakta tersebut juga menjadikan Gobekli Tepe sebagai struktur monumen tertua yang pernah ditemukan manusia loh!

Penemuan itu terlihat dibangun bukan untuk tempat berlindung orang-orang pada zaman itu, melainkan untuk tujuan lain. Schmidt bersama timnya menemukan alat-alat batu serta bukti-bukti lain di situs tersebut, yang menunjukkan bahwa pagar melingkar itu dibangun oleh para pemburu-peramu yang bergantung pada alam seperti manusia sejak zaman pra-sejarah. Bahkan, apabila Sobat Asga mengunjungi Gobekli Tepe, kamu akan menemukan puluhan ribu tulang hewan ditemukan di sana, namun tidak ditemukan biji-bijian peliharaan atau tanaman lain. Schmidt menyimpulkan bahwa para pemburu-peramu itu berkumpul di Gobekli Tepe sekitar 11.500 tahun yang lalu untuk mengukir pilar-pilar “berbentuk T” tersebut, dengan peralatan batu yang diambil dari dasar bukit kapur. Mengukir dan memindahkan pilar-pilar itu merupakan tugas yang luar biasa bagi mereka, bayangkan saja deh Sobat Asga, berat batu yang menjadi struktur Gobekli Tepe saja berton-ton beratnya, sehingga, manusia pada zaman itu dikenal sudal memiliki teknologi yang maju pada zamannya. Pilar-pilar itu diukir dari lapisan batu kapur alami dari batuan dasar bukit, yang cukup lunak untuk dibentuk dengan batu api atau alat kayu yang tersedia saat itu, dengan latihan dan kesabaran. Formasi batu kapur di bukit tersebut memiliki lapisan horizontal dengan ketebalan antara 0,6 meter dan 1,5 meter, sehingga para pembangun kuno hanya perlu memotong kelebihannya dari samping, bukan dari bawahnya juga. Setelah selesai dipahat, pilar-pilar tersebut dipindahkan oleh para pembangun menggunakan tali, balok kayu, dan banyak tenaga kerja, dengan jarak beberapa ratus meter melintasi puncak bukit.

(Google Maps/Ses Ses)

Tidak berhenti hanya oleh Schmidt, dibawah bimbingan Lee Clare, pengganti Schmidt, tim Institut Arkeologi Jerman melakukan penggalian beberapa “lubang kunci” di situs batuan dasar, beberapa meter di bawah lantai bangunan besar juga nih Sobat Asga. Clare mengatakan bahwa mereka memiliki kesempatan yang unik untuk melihat lapisan dan endapan terendah dari situs Gobekli Tepe tersebut. Temuan Clare dan rekan-rekannya mungkin akan mengubah sejarah prasejarah dan juga peradaban manusia selama ini! Penggalian mengungkapkan bahwa terdapat bukti rumah dan pemukiman selama bertahun-tahun, menunjukkan bahwa Gobekli Tepe adalah sebuah desa yang memiliki bangunan khusus yang besar di tengahnya, dan bukan hanya kuil terpencil yang dikunjungi pada acara-acara khusus. Tim juga menemukan tangki besar dan saluran untuk menampung air hujan, hal ini sangat penting untuk mendukung pemukiman di daerah gunung yang kering. Selain itu, ditemukan juga ribuan alat penggilingan untuk memproses biji-bijian yang digunakan dalam memasak bubur dan membuat bir. Clare mengatakan bahwa Gobekli Tepe tetap menjadi situs yang unik dan istimewa, tetapi pengetahuan baru yang didapatkan dari penggalian lebih dalam cocok dengan apa yang diketahui dari situs lainnya. Hal ini mengubah seluruh pemahaman banyak orang tentang situs tersebut. Sementara itu, arkeolog Turki yang bekerja di pedesaan terjal di sekitar Urfa mengidentifikasi setidaknya selusin situs puncak bukit lainnya dengan pilar-T serupa, namun lebih kecil, yang berasal dari periode waktu yang sama. Barbara Horejs, seorang ahli Neolitik dari Institut Arkeologi Austria yang bukan bagian dari penelitian terbaru ini mengatakan bahwa itu bukanlah kuil yang unik dan membuat cerita ini lebih menarik dan mengasyikkan. Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Turki, Mehmet Nuri Ersoy, juga mengatakan bahwa daerah ini dapat disebut sebagai “piramida Turki tenggara”.

Dengan adanya penemuan-penemuan baru para peneliti dan arkeologg di Gobekli Tepe, situs prasejarah yang penuh misteri ini semakin menarik perhatian dunia sebagai sebuah peninggalan budaya yang mengubah cara Sobat Asga memahami sejarah awal manusia kan? Bagi kamu-kamu yang tertarik dengan arkeologi dan sejarah, Gobekli Tepe tidak boleh dilewatkan sebagai destinasi wisata yang unik dan menakjubkan di Turki. Selain ke Gobekli Tepe, kamu juga bisa pergi ke berbagai macam tempat wisata menarik di Turki bersama Asgatour! Caranya mudah, cari paket wisata opentrip ke Turki yang ada di Asgatour, lalu kamu tinggal bawa koper dan liburan ke Turki dengan biaya yang murah meriha tapi fasilitas mewah! Iya dong, Asgatour gitu loh! Liburan mudah gak banyak cing-cong, ya Asgatour dong!

0 Komentar

ALamat Kami

PT. Wakca Intan Wisata

SIUP 0220107362663
NPWP 54.591.551.4-444.000
Jl. Panawuan No. 15, RT. 04/07, Ds. Sukajaya, Kec. Tarogong Kidul, Kab. Garut - 44151 - 44151

0817220200

hubungi kami >